Picture
Tidak banyak yang tahu kalau Indonesia juga mempunyai kain batik yang berasal dari Madura. Selama ini Madura hanya dikenal sebagai penghasil garam atau karapan sapinya. Sementara kain batik lebih banyak didominasi oleh daerah-daerah di provinsi Jawa Tengah, seperti Pekalongan dan Solo. Namun ternyata, Pulau Madura merupakan salah satu sentra kain batik  di Indonesia, tepatnya di daerah Tanjung Bumi, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan membatik di Madura sebenarnya sudah berlangsung sejak pemerintahan Kerajaan Majapahit pada tahun 1293. Salah satu ciri khas Batik Madura adalah penggunaan warna-warna terang seperti hijau, merah, kuning, dan biru. Masing-masing warna memiliki arti tersendiri. Misalnya, merah melambangkan karakter masyarakat Madura yang kuat dan keras, hijau melambang warna religi di mana beberapa kerajaan Islam didirikan dan berkembang di Madura, kuning melambangkan bulir-bulir padi pertanian penduduknya. Sementara motif khas pesisir tetap dipakai dari dahulu hingga sekarang, berupa bulu ayam serta flora dan fauna.

Teknik pewarnaan Batik Madura dilakukan secara khusus yaitu melalui proses perendaman yang memakan waktu selama enam bulan. Jadi meski terlihat kasar, namun batik Madura tidak murahan. Bayangkan, harga di tingkat perajin saja bisa mencapai jutaan rupiah per helai. Keistimewaan lain dari batik ini, semakin lama warnanya terlihat semakin cerah.
3/28/2016 05:24:51

thanks for sharing

Reply



Leave a Reply.